Whisper of Silence, Embun Kemarau buat Perupa Tuban

Selasa, 24 Juli 2018 18:51

Tuban (beritakota.net) Bagaikan embun yang menetes pagi hari di musim kemarau, pameran lukisan yang dihelat lima perupa Tuban ini memang cukup menyejukkan. Dunia seni rupa Tuban memang terasa gersang beberapa tahun terakhir. Tapi yang menjadikan pameran bertajuk Whisper of Silence ini terasa sangat sejuk bagi perupa adalah minat pasar yang mulai membaik.

"Alhamdulillah, banyak yang sold out (terjual)," ujar Robert Santari, salah satu dari lima perupa yang menggelar karyanya di event itu, Selasa (24/7/2018).

Menggembirakannya lagi, kolektor alias pembeli karya-karya perupa itu adalah warga Tuban asli. Santari mengaku, baru kali ini "warga Tuban" membeli lukisan di arena pameran lukisan.

Berulang kali pameran dihelat di Bumi Wali ini, kolektornya selalu dari luar kota. Itu pun banyak yang tidak datang langsung tapi melalui telepon. Jumlah karya terkoleksi juga mencatatkan rekor pada helatan kali ini.

"Biasanya laku satu saja sudah luar biasa. Itupun yang beli pejabat yang berkenan hadir saat pembukaan. Alhamdulillah sekarang separoh lebih dari karya yang dipamerkan sold out," imbuh Santari.

Syaiful Amin, perupa lainnya, senada. Perupa yang karyanya telah beredar hingga ke manca negara ini mengaku sangat puas karya-karya perupa Tuban dikoleksi orang Tuban sendiri.

Selama ini, kata Syaiful, banyak perupa Tuban yang cukup dikenal di Jakarta, Yogya, Bali bahkan Singapura, namun di Tuban sendiri mereka justru tidak dikenal.

"Ya semoga saja sekarang dan selanjutnya kami bisa eksis di tanah kelahiran kami sendiri. Karya-karya kami dikenal dan dikoleksi orang Tuban sendiri sehingga Tuban, temlat kami tumbuh dan berkarya ini bener-bener menyatu dengan kami dan karya-karya kami," kata Syaiful.

Gelaran pamer lukisan di Gedung Budayaloka, Jl Basuki Rahmat, itu dibuka 21 Juli lalu dan bakal berakhir hari ini, 24 Juli. KH Fathul Huda, Bupati Tuban, sendiri yang hadir untuk membuka perhelatan Pamer Lukisan tersebut. Lima perupa ambil bagian dalam acara ini. bek


Rate this item
(2 votes)
Read 137 times