Prihatin Banyak Medsos Digunakan Tebar Kebencian

Kamis, 29 Desember 2016 15:46

Surabaya (beritakota.net) Trend masyarakat pengguna sosial media (sosmed) belakangan ini cenderung tidak sehat. Hal itu disampaikan Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana menilai Sosial media yang harusnya bisa dimanfaatkan untuk memperkuat tali silaturahmi antar pengguna.

Tetapi faktanya sekarang lebih banyak dipakai untuk menebar fitnah dan kebencian. Bahkan menurutnya, banyak diantara akun-akun tersebut yang hingga kini menebarkan isu-isu pemberitaan yang tidak bertanggung jawab dan berbau SARA. Akhirnya memunculkan opini masyarakat yang bersifat destruktif.

"Isinya banyak yang fitnah dan menebar kebencian, " katanya, Rabu (28/12) kemarin. Ia memperkirakan, kemungkinan sebagian orang masih banyak yang gagap sosmed. Sehingga tidak sadar, kalau dampak isu tersebut bisa meresahkan masyarakat lainnya.

Whisnu mengungkapkan, di beberapa akun yang dicermati cukup banyak yang menampilkan foto-foto atau video-video yang sadis dan berbau anarkhis. Namun, ironisnya tampilan seperti itu, justru banyak yang nge "like dan share".

"Jumlahnya hingga ratusan ribu akun yang melakukan "like dan share". Ini fenomena yang sangat tidak sehat, " ungkap alumni Teknik Industri ITS ini.

Whisnu Sakti mengingatkan, bahwa bangsa Indonesia dikenal masyarakat dunia sebagai bangsa yang ramah dan terkenal dengan sopan santunnya. Sehingga sudah sepatutnya nilai-nilai itu dijaga dan dirawat sebagai jati diri bangsa.

"Fenomena bermedsos seperti sekarang ini sudah mengganggu kehidupan berbangsa dan bernegara," tegas Ketua DPC PDIP Surabaya

Pria yang akrab disapa WS ini menyatakan, sebagai negara besar yang memiliki sumber kekayaan alam yang sangat luar biasa. Tentu Indonesia banyak menjadi incaran negara asing.

Tetapi, menurutnya, selaras dengan amanat Bung Karno, sudah sepantasnya bangsa ini tumbuh menjadi bangsa yang kuat dan diperhitungkan oleh negara lain.

"Bukan sebaliknya justru melemahkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara," tandasnya

Untuk itu, dirinya mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda di Kota Surabaya agar memanfaatkan media sosial secara sehat, yaitu untuk hal-hal positif dan bertanggung jawab. and

 

Rate this item
(0 votes)
Read 214 times