Musim Buah Srikaya, Pedagang Pasok Ke Surabaya Hingga Jakarta

Kamis, 13 Maret 2014 00:00

 

 

 

Pamekasan (beritakota.net) – Ketika musim buah Srikaya tiba, maka kawasan Lapangan Sadangdang di Jalan Kemayoran berubah jadi sentra buah berbiji banyak tersebut. Pedagang tak hanya melayani warga setempat saja. Namun, sebagian terbesar komoditas buah Srikaya itu
dipasok ke Pasar Buah di Surabaya dan Jakarta.

Abdurrahman, salah seorang pedagang buah Srikaya, menjelaskan, dirinya bersama istri dan dua anaknya menggelar lapak buah di tempat terpisah. Abdurrahma yang berasal dari Desa Bluto, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep itu, mengaku saban tahun dipastikan membuka lapak dagangan buah Srikaya di kawasan Lapangan Sadangdang.

“Saya mengepul buah Srikaya dari petani di Bluto. Hasilnya, saya jajakan di Pamekasan. Tak hanya saya saja yang berjualan. Istri dan dua anak saya juga saya beri lapak buah untuk berdagang bersama meski termpatnya terpisah,” paparnya, Rabu (13/3/2013).

Tak hanya sistem borongan, Abdurrahman juga menjual buah Srikaya secara eceran. Jika penjualan borongan dikirim ke Surabaya dan Jakarta, maka penjualan eceran untuk melayani pembeli warga kota Pamekasan.

Dalam penjualan borongan, Abdurrahman biasanya melepas satu truk buah Srikaya yang sudah dikemas dalam kotak kayu berkapasitas 500 butir Srikaya. “Satu truk biasanya berisi seribu kotak pengemas buah Srikaya. Agar tidak membebani ongkos, maka saya patungan dengan pedagang lainnya. Biasanya saya kirim limaratus kotak dan sisanya milik kolega saya,” bebernya.

Abdurrahman menjelaskan, buah Srikaya asal Bluto, Sumenep memiliki citarasa yang manis dan kesat. Ukuran buahnya juga lebih besar ketimbang buah Srikaya asal Omben, Kabupaten Sampang. Makanya, harga Srikaya Bluto lebih mahal. Satu keranjang kecil berisi 25-30 butir Srikaya dilepas seharga Rp 40 ribu. “Saya tak melayani penjualan kiloan. Tapi per keranjang kecil kapasitas tigapuluh butir,” urainya.

Jika anda ingin merasakan manis kesetnya Srikaya Bluto, boleh mampir di lapak-lapak buah di kawasan Lapangan Sadangdang Pamekasan. Dijamim murah meriah dan bisa dimakan rame-rame. (arf)

Caption: Pedagang buah Srikaya (Arif Purbadi/beritakota.net)

 

 

 

Rate this item
(1 Vote)
Read 1231 times