Surabaya (beritakota.net) Dengan rutin bersepeda, tubuh akan menjadi lebih bugar, serta bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pernafasan. Seperti dikutip dari hasil penelitian The Compendium of Physical Activities Tracking Guide, bersepeda santai dengan kecepatan kurang lebih 16 Km/Jam dapat membakar 272 kalori/jam.

Seperti pada Rabu pagi (22/11) Jalan Basuki Rahmat - Jalan Indrapura - hingga Perak Timur tampak suasana  ramai grup orang naik sepeda berkostum warna warni membawa sepedanya masing-masing.

Sebagaimana program budaya sehat Pelindo III Grup, setiap hari Rabu pegawai kantor pusat PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) dan anak perusahaan bersama-sama bersepeda menuju ke kantor (Bike to Work).

Hal ini dilakukan sebagai upaya perilaku hidup sehat dan bentuk kepedulian terhadap lingkungan yaitu dengan mengurangi polusi udara yang ditimbulkan oleh asap kendaraan.

Spesialnya, kali ini PT Pelindo Husada Citra (PT PHC) menjadi tuan rumah Program Bike to Work setelah sebelumnya program yang sama dilaksanakan di TPS dan BJTI.

"Giliran PT PHC untuk mengembalikan staminan rekan-rekan Pelindo III Group setelah bersepeda. Kami sendiri sangat mendukung program budaya sehat ini melalui keikutsertaan pegawai PT PHC untuk bersepeda ke kantor dengan prinsip selama tidak kontraproduktif dengan operasional rumah sakit", ungkap Direktur Utama PT PHC Dokter Agus Akhmadi.

Start di Hotel Bumi Surabaya Jalan Basuki Rahmat, peserta Bike to Work termasuk Jajaran Direksi Pelindo III Group bersama-sama mengayuh sepeda menuju titik Finish di PT PHC. Sepanjang perjalanan, peserta dapat menikmati udara segar dan suasana Kota Surabaya pada pagi hari yang masih lengang. Pasalnya kegiatan bike to work dimulai pada pukul 05.30 pagi.

Sesaat setelah finish, salah satu peserta, Prita (29) mengungkapkan pendapatnya mengenai kegiatan ini. "Ini pertama kalinya saya ikut sepeda'an bareng teman-teman. Seneng sih, karena disamping badan terada lebih segar setelah bersepeda, kita juga dapat suasana dan teman baru dari perusahaan lain. Suasana yang jarang saya dapatkan jika berangkat menggunakan sepeda motor atau jalan kaki ke kantor. Capek dikit sih, tapi gak terasa karena ramai bersepeda", kata Prita sambil tersenyum.

Acara yang kali ini dihadiri hampir 140-an peserta itu nantinya akan secara kontinyu terus dilakukan setiap hari Rabu, mengingat banyaknya manfaat yang didapat dengan bersepeda. Menurut Dokter Agus bersepeda banyak berdampak positif bagi tubuh,

"Bersepeda secara teratur dapat menurunkan kolesterol jahat dalam darah, menguatkan otot jantung, dan menurunkan tekanan darah" jelasnya.

"Selain itu, bersepeda juga dapat mengurangi kemacetan, mengurangi polusi udara, kebisingan dan mengurangi kepadatan lalu lintas. Namun perlu diperhatikan keselamatan dalam bersepeda mengingat wilayah Pelabuhan Tanjung Perak termasuk kategori jalur padat dan dilalui banyak kendaraan berat. Peserta bike to work tetap harus dielengkapi dengan safety wear yang mendukung," tutur Dokter Agus. and.dan





Surabaya (beritakota.net) Pemkot Surabaya berupaya menuntaskan sejumlah proyek pembangunan yang dikerjakan pada tahun 2017. Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, ketika ditemui wartawan mengatakan, bahwa masih ada waktu untuk menyelesaikannya.

Menurutnya, setiap akhir tahun, pihaknya mengevaluasi semua proyek yang belum selesai, tertunda atau bahkan tuntas seratus persen. ''Bukannya terlambat pengerjaannya,'' tegasnya, Kamis (23/11/2017).

Whisnu menegaskan, serapan anggaran untuk proyek fisik dari tahun ke tahun selalu mengalami peniningkatan. Jika, sesuai data, hingga Oktober serapan anggaran di Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Pematusan, serta Dinas Perumahan Rakyat and Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang sekitar 41 persen.

Menurut Wakil Wali Kota, hal itu disebabkan, karena pelaksana proyek seringkali menarik uangnya pada akhir tahun. ''Biasanya tagihan menumpuk dibulan Nopember dan Desember ini. Makanya kita lihat akhir tahun," paparnya.

Whisnu mengatakan, pemerintah kota intens memantau pekerjaan yang dikerjakan para pelaksana. Ia optimis serapan anggaran tahun ini lebih  baik dari tahun sebelumnya.

Sebagaimana data dari Komisi C DPRD Kota Surabaya bidang pembangunan, ada lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot yang serapannya paling rendah adalah Dinas Perhubungan.

Alokasi anggaran sebesar Rp108 miliar baru terserap 40,68 persen. Berikutnya yang serapnya rendah adalah PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya. Serapan dinas dengan dana Rp1,3 trilliun ini baru 41,4 persen.

Ketiga, OPD Pemkot yang serapannya juga terendah adalah Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR).

Dinas dengan anggaran total Rp903,5 miliar ini baru terserap 41,6 persen. Berikutnya OPD yang serapannya rendah adalah Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau. Dari total anggaran Rp400 miliar, terserap 63 persen. Dan Dinas Lingkungan Hidup dari anggaran Rp12,8 miliar sudah terserap 66,7 persen. and.dan



Gresik (beritakota. net) - Ketua DPD Golkar Gresik H Ahmad Nurhamim mendesak DPRD setempat segera mempansuskan kunjungan Bupati Sambari Halim Radianto ke negeri jiran Malaysia selama tiga hari kemarin.  Pasalnya dugaan lawatan itu dengan sejumlah Kepala OPD(Organisasi Perangkat Daerah) mulai eselon II, III, IV, staf dan sejumlah petinggi BUMD ditengarai menggunakan dana APBD melalui pos dana taktis. 

"DPRD Gresik bisa membentuk Pansus untuk merespon meminta tanggung jawab dari kunjungan kerja Bupati bersama rombongan itu bilamana ditemukan kejanggalan penggunaan dana APBD",  ujar Ahmad Nurhamim. 

Menurut Ahmad Nurhamim partainya akan koordinasi dengan Fraksi Golkar agar meneruskan ke anggota anggotanya di dewan supaya mengusulkan membentuk pansus,  hal ini sebagai assesment moralitas Partai Golkar kepada rakyat.

"Golkar konsisten dengan pembelaan terhadap rakyat,  makanya tidak ada salahnya kita pertanyakan kunker bupati dengan rombongan itu melalui kepanjangan tangan partai di dewan", lanjutnya menegaskan.

Sementara itu partai lainnya juga bersikap sama seperti DPD PAN, DPD Golkar,DPC PDIP,DPC PPP dan DPC PD. Mereka mendesak DPRD yang memiliki fungsi pengawasan agar mengusut tuntas lawatan Bupati Sambari Halim Radianto dengan rombongannya tersebut. 

"Ya harus diusut tuntas. PAN mendesak kasus itu diusut tuntas karena telah menciderai kepercayaan masyarakat," ujar Ketua DPD PAN Gresik Khamsun kepada wartawan,  Selasa (21/11/2017).

Khamsun mengaku sangat menyayangkan langkah Bupati yang lawatan ke Malaysia dengan memboyong 119 rombongan disaat kondisi ekonomi masyarakat memprihatinkan. Dan, di saat kondisi APBD Gresik kritis. Sehingga, banyak program yang harus dikensel(dihapus) karena terbentur pembiayaan.

"Ini menujukkan ketidakpekakan para pejabat Sambari melihat kondisi yang ada, " papar politisi senior PAN Gresik yang baru-baru ini rumahnya dibom molotov orang tak dikenal ini.

Khamsun mengaku, partainya tidak tinggal diam menyikapi lawatan Bupati dengan memboyong 119 pejabat dan stafnya." Bukan anteng(diam,red) bos, dari sore tadi(kemarin,red) sudah komunikasi dengan sejumlah partai. Besok(hari ini,red) FPAN akan gabung bersama F-PG , F-PD , F-PDIP dan F-PPP untuk menyikapi lawatan Bupati bersama ratusan pejabat yang mendapatkan sorotan luas masyarakat," paparnya.

Ketua DPC PDIP Hj.Siti Muafiyah mengaku telah memerintahkan langsung Sekjend PDIP Mujid Riduan yang duduk menjadi Ketua FPDIP DPRD Gresik agar menindaklanjuti plesiran sejumlah kepala OPD di lingkup Pemkab Gresik ke Malaysia. "Sudah, saya sudah perintahkan Pak Mujid yang duduk menjadi Wakil Ketua Komisi I(bidang pemerintahan dan hukum) untuk bersikap," ujarnya. 

Dikatakan Muafiyah, menyikapi kebijakan plesiaran Bupati Sambari dengan memboyong 119 pejabat, staf dan sejumlah pejabat BUMD merupakan hal serius. Sebab, kebijakan bupati ini telah membuat kegaduhan yang meluas di masyarakat. " Makanya, sangat potensial DPRD Gresik untuk menggunakan hak menyatakan pendapatan, bisa hak interpelasi, bahkan hak angket sebagai tindaklanjut terhadap kebijakan tersebut," papar politisi asal Kebomas ini.

Sekretaris DPC PPP Khoirul Huda mengatakan kepada wartawan  juga mengaku partainya tidak tinggal diam menyikapi lawatan Bupati bersama 119 rombongan ke Malaysia dengan menghabiskan biaya lebih dari 660 juta tersebut." Jelas, PPP jelas bersikap," kata Ketua Komisi IV yang membidangi TKI(tenaga kerja Indonesia) ini.

FPPP DPRD Gresik, kata Huda, begitu sapaan akrabnya juga patut mempertanyakan kepergian puluhan pejabat mengikuti lawatan Bupati ke Malaysia untuk temu akbar dengan TKI. Para pejabat tersebut tidak ada keterkaitan dengan lawatan yang dilakukan Bupati." Seharusnya kan cukup OPD Disnaker maupun Kesra yang turut serta. Mengapa semua ikut," cetus politisi asal Manyar ini.

Sementara Ketua PD Gresik Eddy Santoso juga mengaku bahwa PD tidak tinggal diam merespon lawatan Bupati bersama 119 rombongan ke Malaysia. " Saya sudah perintahkan anggota FPD yang duduk di komisi yang membidangi menindanjutinya," ujarnya menegaskan. Yan

Surabaya (beritakota.net) Pengasuh Pondok Pesantren Jauharotul Hikmah (JH), Ustad. Mokhammad Nasih melakukan klarifikasi tulisan yang akhir-akhir ini viral di media sosial terkait pemberitaan bahwa eks lokalisasi dolly masih buka dan pondok pesantren Jauharotul Hikmah akan dijual.

Disampaikan Nasih, munculnya berita ini diawali ketika ada beberapa orang yang mengaku berasal dari komunitas penulis. Mereka melakukan liputan di pondok pesantren Jauharotul Hikmah pada tanggal 10 November 2017.

Singkat cerita, lanjut Nasih, setelah melakukan liputan, muncul berita broadcast serta di media sosial yang menuliskan bahwa pondok pesantren jauharotul hikmah akan dijual. Parahnya lagi, dalam tulisan itu menyebutkan bahwa Dolly masih buka.

"Padahal kenyataannya sejak di tutup tahun 2014, Dolly dan jarak tidak ada aktivitas prostitusi dan hiburan malam. Lebih dari itu, Pemkot sering melakukan operasi secara rutin di kawasan Dolly dan jarak," kata Nasih di Pondok Pesantren Jauharotul Hikmah jalan Putat Jaya 4B timur No 4, Senin (20/11/2017).

Selain itu, Nasih juga mengklarifikasi tulisan yang menyatakan bahwa pondok pesantren JH akan dijual. Dia menegaskan bahwa pesantren ini tidak dijual, melainkan ingin memperluas lagi tempatnya karena sudah tidak cukup untuk menampung banyaknya santri.

"Bukan dijual tetapi lebih tepatnya membantu pembelian rumah yang ada disamping pesantren. Kami sudah membayar uang sebesar 100 juta dan masih kurang 200 juta lagi. Nah, untuk segera melunasi uang 200 juta itu, bahasa saya "menjual" (wakaf amal shaleh) yang dalam arti sesungguhnya, mengajak masyarakat yang berkenan membantu untuk keberlangsungan pendidikan di pesantren JH demi kebaikan dan kemajuan Islam," terang Nasih.

Sementara Camat Sawahan, Yunus sependapat dengan Ust.Nasih. Dia menegaskan bahwa berita di media sosial yang mengatakan dolly buka kembali, tidak benar. Baginya, sejak dolly ditutup Pemkot telah banyak memberikan pelatihan wirausaha dan usaha alih fungsi terhadap warga untuk mandiri dan kehidupan masyarakat saat ini jauh lebih tenang. "Kalaupun ada yang mau coba-coba langsung kita tindak," tegas Yunus. and.dan

 

Gresik (beritakota.net) - DPRD Gresik menyesalkan kunjungan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto ke Malaysia bersama 119 rombongan selama tiga hari kemarin,  pasalnya  kepergian bupati mengajak rombongan pejabat dan staf hanyalah pemborosan. Apalagi dilakukan hanya dalam rangka temu kangen dengan TKI warga Gresik yang ada di Malaysia. Padahal saat ini kondisi masyarakat dihadapkan dengan ekonomi susah.

"Ini pemborosan, terlepas menggunakan uang pribadi atau APBD. Tapi, saya 100 persen tak yakin menggunakan dana pribadi. Karena di rombongan itu banyak PNS staf. Tak mungkin mereka mampu membayar minim Rp 5,5 juta. Makanya, jelas ada yang disembunyikan soal anggarannya. Apalagi, Kepala BKD (M. Nadlif) saya dengar selalu menghindar ketika ditanya wartawan. Ada apa ini?," ujarnya kepada wartawan. 

"Kalau benar kepergian 120 rombongan itu pakai uang pribadi dan setiap orang ditarik Rp 5,5 juta, maka sedikitnya ada uang terkumpul Rp 660 juta. Itu uang tak sedikit, " ungkap politikus asal Menganti ini.

 Ia menilai bahwa kepergian rombongan Pemkab ke Malaysia sangat tidak urgent. "Seharusnya kalau Bupati ingin memenuhi undangan TKI Bawean cukup berangkat sendiri dengan Wabup dan OPD terkait. Tidak perlu ajak OPD lain tak terkait," kecamnya.

"Terus hubungan BKD, DPM PTSP, Diskop, DPU TR, BPBD, Dinkes, Dispendik, Disbudpar, Dispora, camat, kabag dan OPD lain itu apa? Sangat tidak elok," ujarnya mengingatkan. 

"Kemudian, sejumlah pejabat BUMD ikut juga, itu apa kepentingannya? Dirut RSUD Ibnu Sina tiga hari meninggalkan kewajiban hanya gara-gara ikut lawatan yang tak ada hubungannya dengan RSUD," katanya.

Untuk itu, sebagai anggota Komisi I, Wongso mangatakan akan mengusulkan kepada pimpinan Komisi I(Suparno Diantoro) agar mengagendakan pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait. "Saya minta Kepala BKD bertanggunjawab. Kami juga akan tanyakan kepergian rombongan Bupati sudah ada izin Mendagri dan Gubernur atau tidak," tegasnya.  Yan

Surabaya (beritakota.net) Penuh suka cita meskipun sederhana, begitulah suasana pada acara bulanan Perayaan Hari Ulang Tahun Pegawai PT Pelindo Husada Citra (PT PHC).

Setelah senam bersama, pegawai yang berulang tahun di bulan Oktober dipanggil maju kedepan untuk mendapatkan bingkisan. Hanya dengan makan bersama kemudian dilanjutkan dengan menyanyi bersama diiringi band PHC, kebersamaan pegawai antar unit bisa tercipta.

Sebagai bentuk penghargaan dan sarana untuk mempererat silaturahmi antar pegawai, PT PHC rutin mengadakan perayaan ulang tahun pegawai setiap bulannya. Seperti pagi, Jumat (17/11), selain acara senam bersama yang memang rutin dilaksanakan tiap Jumat, soto dan kue tar sudah dipersiapkan untuk memperingati hari ulang tahun.

Acara menjadi semakin spesial karena Direktur Administrasi dan Keuangan PT PHC, Wahyu Widodo juga berulang tahun pada tanggal 22 Oktober yang lalu. Tidak ada kemewahan, yang ada hanya kekhidmatan dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan perayaan sederhana beserta pegawai PHC yang lainnya.

Salah satu pegawai, Nadya (25) mengungkapkan perasaan bahagianya tentang acara ini. "Saya senang ada acara ini setiap bulannya. Sebagai pegawai, saya merasa diperhatikan oleh perusahaan", katanya sesaat setelah menerima ucapan selamat dari seluruh pegawai yang hadir.

Dalam acara ini, pegawai berprestasi turut dipanggil untuk mendapatkan penghargaan. Peserta terbaik dalam Pelatihan Orientasi Pegawai Baru, Basic Life Support tingkat Dasar dan Basic Life Support Medis mendapatkan penghargaan dari Manjemen PT PHC. Kedua pelatihan ini memang telah menjadi pelatihan rutin dan wajib diikuti oleh semua pegawai.

BLS sendiri wajib karena setiap pegawai harus mengetahui bagaimana memberikan pertolongan pertama pada kondisi kegawatdaruratan. Pasien henti jantung contohnya, yang membutuhkan resusitasi (pijat jantung) sesegera mungkin.

Saat acara berlangsung, Dokter Agus Akhmadi, Direktur Utama PT PHC menyampaikan beberapa progres yang sudah dilakukan perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan jasa kesehatan ini pada tahun 2017.

"Saat ini PHC baru saja membuka enam Klinik K3 dan First Aid di lingkungan Pelindo III. Antara lain adalah, Pelabuhan Cabang Benoa, cabang Banjarmasin, Tanjung Perak, Gresik, Tanjung Emas, dan Terminal Petikemas Semarang. Dalam waktu dekat kami akan mencoba bekerja sama dengan Pelindo III Cabang Kupang, Lembar dan Celukan Bawang," begitu tutur Dokter Agus.

Selain itu, Ia juga menyampaikan beberapa rencana perusahaan kedepannya. "Sesegera mungkin akan dilakukan restrukturisasi organisasi. Tujuannya adalah agar lebih efektif dan efisien. Kita menghindari penambahan SDM baru untuk pekerjaan yang sudah ada. Terkecuali jika ada jenis produk atau layanan baru. TPA contohnya,'' katanya.

Memang dalam waktu dekat ini, sekitar awal bulan Desember, PT PHC akan segera meresmikan produk layanan baru yaitu Tempat Penitipan Anak (TPA).

"Keberadaan TPA akan sangat membantu ibu-ibu karier yang membutuhkan tempat penitipan anak yang terpercaya dan termonitor kesehatannya. Di TPA ini nantinya akan ada dokter anak yang akan memantau setiap kesehatan anak", ucapnya disambut oleh para ibu-ibu.

Ia pun melanjutkan bahwa banyak program PHC yang harus segera dijalankan. "Saya yakin PHC kedepannya akan semakin maju dan mampu mewujudkan program-program yang sudah direncanakan sebelumnya. Namun dibutuhkan kerjasama dan partisipasi dari semua pihak. Kita bisa, karena bersama," katanya semangat. and

Surabaya (beritakota.net) Kemeriahan Surabaya di bulan November belum usai. Setelah gelaran Sekolah Kebangsaan, Surabaya Heroic Track dan Parade Surabaya Juang 2017 untuk memeriahkan Hari Pahlawan, kini sejumlah agenda menarik yang dikemas dalam event Bulak Fest 2017 siap menjadi destinasi kunjungan baru di kawasan pantai kenjeran Surabaya.

Camat Bulak, Soeprayitno menyampaikan, ada beberapa kegiatan yang termasuk dalam rangkaian Bulak Fest 2017 yang digelar hingga 19 November.

Diantaranya lomba fashion nelayan yang bertempat di Taman Suroboyo, lomba olahan ikan antar RW se-kecamatan Bulak di Sentra Ikan Bulak, lomba drumband tingkat SD se-Surabaya, lomba mewarnai tingkat TK se-Surabaya, juga lomba videography dengan tema The Sunrise of Bulak.

"Ada juga parade kapal rakyat yang akan dilaksanakan Minggu (19/11) mulai pukul 09.00 WIB. Parade ini melibatkan nelayan Bulak dan juga beberapa peserta dari luar Surabaya seperti Pasuruan dan Probolinggo. Total ada 60 kapal dan 10 kapal dari luar Surabaya," jelas Suprayitno, Jumat (17/11)

Menurut Suprayitno, agenda Bulak Fest 2017 memiliki banyak dampak positif bagi kawasan Bulak dan juga masyarakatnya. Salah satunya untuk promosi Bulak sebagai tujuan wisata pantai.

Selama ini, Bulak yang berada di kawasan utara Surabaya, telah memiliki beberapa ikon wisata seperti Sentra Ikan Bulak (SIB) yang menjadi jujugan bagi para pecinta kuliner seafood. Kemudian ada Jembatan Surabaya yang juga di lengkapi dengan fasilitas air mancur warna-warni.

"Jadi Bulak Fest 2017 ini penting untuk promos destinasi wisata kita walaupun Bulak sudah dikenal," ujarnya.

Yang tidak kalah penting, sambung Suprayitno, agenda Bulak Fest 2017 sangat penting untuk menggairahkan perekonomian masyarakat Bulak.

Selain warga yang berada di SIB, beberapa toko milik warga yang menjual hasil olahan laut dan berada di sepanjang jalan menuju SIB (dari arah KenPark), juga akan merasakan dampak positifnya.

"Jadi Bulak Fest 2017 ini penting untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan adanya event yang didatangi banyak orang, juga akan mengubah mind set warga untuk lebih menjaga kebersihan kampung," sambung dia.

Bulak Fest 2017 ini merupakan agenda yang sudah memasuki tahun kedua dalam pelaksanaannya. Tahun lalu, ribuan orang ikut serta dalam event Bulak Fest ini. Kemeriahan Bulak Fest 2017 sudah dimulai sejak 1 November 2017 dengan dilaksanakannya lomba videografi dengan tema "The Sunrise Of Bulak". and.dan

 

Surabaya (beritakota.net) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya optimistis bahwa gelaran event olahraga skala internasional yang diselenggarakan di Surabaya, bisa memberikan feed back positif bagi Kota Pahlawan. Salah satunya event Surabaya Shooting Tournament yang digelar di lapangan tembak Kodam V Brawijaya pada 17-19 November 2017.

Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Hendro Gunawan menyampaikan, Surabaya Shooting Tournamen yang merupakan event tahunan, tidak hanya penting dalam rangka upaya pembibitan atlet olahraga menembak di Surabaya. Lebih dari itu, event ini juga berdampak positif bagi Surabaya dan masyarakatnya.

"Selain pembibitan, kaitannya juga bisa membawa efek positif bagi pariwisata di Surabaya. Tidak hanya berolahraga menembak, tapi setelah itu pesertanya bisa menikmati Surabaya dan fasilitasnya. Terkait program ini, pemkot lebih di sisi mengolahragakan masyarakat. Semakin masyarakat cinta olahraga, kualitas kesehataan akan semakin bagus," jelas Hendro Gunawan di lapangan tembak Kodam V Brawijaya, Jumat (17/11).

Apalagi, sambung Hendro Gunawan, untuk tahun ini, animo peserta Surabaya Shooting Tournament 2017 sangat tinggi. Dia menyebut kurang lebih ada 400 peserta yang berpartisipasi dalam empat kelas yang dipertandingkan.

"Selain peserta dari beberapa kabupaten/kota di Indonesia, juga ada beberapa peserta dari mancanegera yang ikut berpartisipasi," sambung Sekda Kota Surabaya.

Selama ini, olahraga menembak acapkali dikesankan sebagai olahraga yang mahal dan ekslusif. Namun, Perbakin sudah banyak melakukan sosialisasi semisal dengan mengundang pelajar sekolah maupun komunitas untuk dikenalkan dengan olahraga menembak dari awal.

"Harapannya ke depan, semakin banyak yang mengenal olahraga menembak. Tingginya animo peserta ini juga menjadi bukti bahwa sosialisasi yang dilakukan berhasil," sambung dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Surabaya, M. Afghany Wardhana menyampaikan bahwa Pemkot Surabaya siap membangun lapangan tembak di kawasan Suramadu. Nantinya anak-anak muda dan juga masyarakat bisa memanfaatkan sarana ini.

Menurut Afghany, cabang olahraga menembak kini semakin berkembang. Apalagi, Surabaya selama ini beberapa kali telah menjadi tempat turnamen menembak. Sebelum gelaran Surabaya Shooting Tournament, pada akhir Agustus 2017 lalu, Surabaya menjadi tuan rumah Austral Asia Handgun Championship 2016. "Event seperti ini tentunya diharapkan membuat olahraga menembak semakin berkembang," ujar Afghany. and.dan

 

Surabaya (beritakota.net) Akhir pekan ini, Kota Surabaya menjadi tuan rumah dua event olahraga yang menyedot animo peserta dari mancanegera. Dua event tersebut yakni Surabaya Shooting Tournament 2017 dan Surabaya Roller Marathon 2017.

Ketua Harian Perserosi Surabaya, Donny Soesatmoo menyampaikan, ini merupakan event roller marathon yang kedua kali digelar di Surabaya. Tahun lalu, event ini diselenggarakan berbarengan dengan peringatan Hari Pahlawan pada 10 November.

"Untuk kejuaraan tahun ini lebih semarak. Ini karena ada beberapa peserta dari Pelatnas dan juga untuk pertama kalinya ada peserta dari luar negeri," jelas Adi dalam jumpa pers yang digelar di Kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Rabu (15/11/2017).

Menurut Donny, peserta dari luar negeri tersebut berasal dari Spanyol dan Prancis. Termasuk juga peserta dari luar pulau seperti dari Sulawesi, Kalimantan dan bahkan ada dari Papua. "Ini sudah sejarah untuk Indonesia karena selama ini untuk roller maraton belum ada yang dari luar negeri," sambung Donny.

Ketua Panitia Surabaya Roller Marathon 2017, Hadi Sunarto menambahkan kejuaraan ini terbagi dalam dua kategori. Yakni kategori fun marathon dan kategori speed marathon. Untuk kategori fun pesertanya mayoritas anak-anak. Sementara speed marathon untuk peserta umum.

"Untuk rutenya. Start dan finish di Patung Gubernur Suryo. Jadi melalui Panglima Sudirman, Patung Karapan Sapi lalu masuk ke Basra kembali lagi ke start awal. Untuk pengaturan lalu lintas, kami sudah berkoordinasi dengan Satlantas Polrestabes dan Dinas Perhubungan serta Linmas," jelas Hadi.   

Hadi menyampaikan, selama ini, olahraga sepatu roda di Surabaya sudah sangat berkembang. Hal itu dibuktikan dengan raihan empat medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) serta jadi runner-up Popnas sepatu roda di Semarang beberapa waktu lalu.

"Atlet-atlet sepatu roda Surabaya banyak yang meraih prestasi nasional. Itu bukti perkembangan olahraga sepatu roda di Surabaya sangat berkembang," jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota LSurabaya, Afghany Wardhana mengatakan, selama ini, animo masyarakat terhadap olahraga sepatu roda memang tinggi. Melalui event ini, dia berharap tidak hanya penting bagi pembinaan atlet-atlet muda. Tetapi juga ada multi player effect bagi Surabaya.

"Harapannya ada multi player effect, contohnya untuk mendorong perkembangan sektor pariwisata dan ekonomi kota," jelas Afghany. and.dan


Surabaya (beritakota.net) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya membangun fasilitas olahraga bagi masyarakat Kota Pahlawan. Setelah membangun lapangan hockey, softball, sirkuit dan juga lintasan atletik di tahun ini, pemkot siap membangun lapangan tembak di tahun 2018.

Rencana tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Surabaya, M. Afghany Wardhana kepada wartawan di acara jumpa pers yang digelar di kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Rabu (15/11) siang.

''Pemkot Surabaya siap membangun lapangan tembak di kawasan Suramadu. Nantinya anak-anak muda dan juga masyarakat bisa memanfaatkan sarana ini. Apalagi, olahraga menembak ini diminati warga Surabaya dan jumlah peminatnya besar,'' jelas Afghany.

Menurut Afghany, cabang olahraga menembak kini semakin berkembang. Apalagi, Surabaya selama ini beberapa kali telah menjadi tempat turnamen menembak. Contohnya pada akhir Agustus 2017 lalu, Surabaya menjadi tuan rumah Austral Asia Handgun Championship 2016.

Yang terbaru, pada akhir pekan ini, Surabaya akan menjadi tuan rumah Surabaya Shooting Tournament yang digelar di Lapangan Kodam V Brawijaya pada 17-19 November 2017.

Menurut Afghany, melalui event Surabaya Shooting Tournament ini, diharapkan bisa mengubah citra olahraga menembak. Selama ini, olahraga menembak dikesankan sebagai olahraga mahal dan ekslusif karena hanya diikuti orang-orang tertentu.

''Pelan tapi pasti, kesan itu akan berubah. Event seperti ini tentunya diharapkan membuat olahraga menembak semakin berkembang,'' sambung mantan Sekwan DPRD Surabaya ini.

Ketua Bidang Tembak Reaksi Perbakin Jatim, Leo Christian Affandi yang hadir dalam jumpa pers tersebut menyampaikan, event ini terbagi dalam tembak reaksi dan tembak target.

Untuk tembak reaksi dimana ada kategori open, standar, kalsik, revolver sesuai spesifikasi senjatanya, Leo menyebut pesertanya mencapai 150 orang. Sementara untuk tembak target, pesertanya mencapai 200 orang.

''Selain peserta dari berbagai daerah di dalam negeri, juga ada peserta dari Filipina dan Singapura,'' jelas Leo. and.dan


Page 1 of 230