Oknum Lurah Di Surabaya Diduga Kena OTT

Sabtu, 23 Desember 2017 22:42
Foto: ilustrasi Foto: ilustrasi

Surabaya (beritakota.net) Salah satu Lurah di Surabaya didua terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh salah satu penegak hukum di Kota Surabaya, entah itu dari kejaksaan atau kepolisian.

Rumor ini belum sepenuhnya santer terdengar, karena pada saat kejadian OTT tersebut tepatnya pada hari Kamis (21/12/2017) pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berusaha melakukan aksi jemput bola agar oknum Lurah tersebut dapat dilepaskan. Tentunya dengan jaminan dari petinggi Pemkot Surabaya.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, M. Fikser saat dikonfirmasi enggan menanggapi. Malah mantan Camat Sukolilo ini menyarankan agar melakukan konfirmasi ke instansi yang tak jelas.

''Belum tahu, coba konfirmasi sana dulu,'' sarannya. Namun saat didesak, kebenaran adanya OTT oknum Lurah ini, Fikser pun tak menampiknya.

"Memang ada," jelasnya singkat Sabtu, (23/12/2017).

Sementara Kepala Bagian Pemerintahan, Edi Christijanto mengaku tak mengetahui berita OTT oknum Lurah.

''Aku nggak dengar, sekarang aku libur di Sumenep," ujar Edi.

Sementara itu menurut sumber kuat yang dapat dipercaya, penangkapan oknum Lurah ini lantaran telah melakukan pungutan liar (Pungli) ke sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di seputaran wilayah Perak Barat Kecamatan Krembangan.

Padahal Lurah ini tak menjabat di wilayah tersebut. Aksi pungli yang dilakukan oknum Lurah ini sebenarnya telah dilakukan semenjak ia menjabat sebagai pejabat struktural di salah satu Kecamatan.

Merasa tak kuat oleh ulah oknum Lurah ini, apalagi sudah tak menjabat di wilayah tersebut, para pedagang akhirnya melaporkannya ke penegak hukum.

Sayangnya, meski telah terkena OTT, pihak Pemkot masih bermurah hati sebagai jaminan agar oknum Lurah ini tak di tahan, meski perkaranya berlanjut. and

Rate this item
(0 votes)
Read 108 times