Karyawan PD Pasar Surya Tuntut Hak Jasa Produksi Pegawai Rp1,1 Miliar dan Selisih UMK Rp34 Juta

Kamis, 13 Juli 2017 11:00

Surabaya (beritakota.net) Salah Satu Karyawan menuntut PD Pasar Surya (PDPS) untuk memberikan hak jasa produksi pegawai Rp1,1 miliar dan selisih UMK Rp34 Juta. Tuntutan tersebut diungkapkan oleh salah satu mantan pegawai PDPS, Suparmi, bahwa uang gaji selisih UMK Tahun 2016, hingga saat ini belum diberikan, termasuk uang jasa produksi.

''Saya berharap Wali Kota Surabaya bisa membantu permasalahan ini secepatnya, sebab uang tersebut sangat berguna bagi kebutuhan ekonomi keluarga,'' jelasnya.

Namun menurutnya dengan adanya kasus pemblokiran rekening ditubuh Perusahaan Daerah Pasar Surya yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Surabaya yang tidak terselesaikan menjadi alasan utama tak diberikan haknya.

Menurut Suparmi pula jika alasan direksi PDPS rekening di blokir itu tidak masuk akal, sebab hak teman-temannya tidak diberikan pada Tahun 2014-2016, sedangkan untuk kasus pemblokiran rekening itu Tahun 2017.

''Kalau hak kami tidak diberikan karena alasan rekening PDPS diblokir itu tidak masuk akal, karena kejadian ini sebelum tahun 2017, saya khawatir jangan - jangan hak kami selamanya tidak akan diberikan oleh direksi PDPS," tambahnya.

Seperti diketahui masalah tersebut terkuak ketika ada 23 orang mantan pegawai PDPS yang belum menerima gaji kenaikan selisih Upah Minimum Kota (UMK) Tahun 2016 sebesar Rp34 Juta.

Dilihat dari kasus tersebut sampai saat ini tidak terselesaikan. Bahkan bisa dikatakan jajaran direksi yang ada ditubuh PDPS tidak berfungsi lagi dan tidak mampu mengakomodir permasalahan yang ada.

''Kalau bisa hak saya dan teman- teman cepat diberikan, karena uang tersebut sangat dibutuhkan demi kelangsungan hidup keluarga saya, dan kepada Wali Kota Risma agar bisa menyelesaikan permasalahan yang kami alami," ujar Suparmi. and.dan

 

 

 

Rate this item
(0 votes)
Read 49 times