Wali Kota Surabaya Berikan Arahan Siaga PPDP

Minggu, 21 Januari 2018 17:49

Surabaya (beritakota.net) Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melepas keberangkatan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Dalam pelaksanaan tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih tahun 2018, pada apel kesiapan penyelenggara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur di Balai Kota Surabaya, Sabtu, (20/01/18).

Gerakan Coklit Nasional ini digelar secara  serentak oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di seluruh Indonesia, termasuk Kota Surabaya pada 20 januari 2018 hingga 19 februari 2018.

Total jumlah PPDP yang terlibat dalam gerakan coklit ini sebanyak 4.284 dari 31 kecamatan se Kota Surabaya. Sebelum turun kelapangan, para petugas sebelumnya telah dibekali dengan bimbingan dan pembekalan.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berpesan kepada petugas PPDP agar lebih teliti dalam melakukan kroscek data dilapangan, lebih baik sebelumnya juga dilakukan kroscek kepihak Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) setempat, agar bisa didapatkan data yang valid.

‘’Bekerjalah dengan hati untuk masa depan dan kesejahteraan warga Jawa Timur,’’ kata Risma. Menurutnya, jika ada permasalahan dilapangan terkait selisih angka, agar segera dikomunikasikan terlebih dahulu kepada pihak kelurahan dan kecamatan, karena ini menyangkut kesejahteraan 38 juta warga Jawa Timur.

‘’Mari kita lakukan dengan tulus dan ikhlas, kalau warga Jawa Timur lebih sejahtera maka InsyaAllah kita juga mendapatkan pahala dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” tuturnya.

KPU sebagai penyelenggara pemilu termasuk pemilihan Gubernur Jawa Timur dari segi tahapan sudah memasuki proses Pencocokan dan Penelitian Data Pemilih, sehingga pihaknya akan menyebar Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di seluruh desa dan kelurahan.

Ketua KPU Pusat Arief Budiman mengemukakan, gerakan coklit serentak nasional dilakukan untuk mengingatkan semua pihak bahwa petugas akan memulai pekerjaan diawal, bertujuan tidak hanya mengigatkan kepada penyelenggara pemilu, namun juga mengigatkan kepada masyarakat pemilih, dan seluruh stake holder.

‘’Anda harus betul-betul mengecek datanya, selain melakukan pencocokan data, juga harus teliti dalam bekerja,” ujarnya kepada para petugas PPDP.

Arief menyampaikan, kegiatan Coklit merupakan kegiatan pencocokan data dilapangan, bertemu langsung dengan pemilih. Setiap PPDP hari ini ditarget mendatangi lima rumah, jika berhasil, maka KPU se-Indonesia berhasil mendatangi sebanyak 1,9 juta rumah se-Indonesia.

‘’Kalau itu berhasil kita lakukan, maka akan dicatat oleh MURI, gerakan Coklit serentak Nasional dengan jumlah rumah yang didatangi dan jumlah pemilih yang didata terbesar, terbanyak dalam satu hari,’’ tutupnya. and.dan

Rate this item
(0 votes)
Read 51 times