Dishub Akan Pasang 10 Alat Parkir Meter di Taman Bungkul

Selasa, 07 November 2017 09:15

Surabaya (beritakota.net) Banyak parkir liar di Kota Surabaya mulai ditertibkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya. Saat ini Penertiban parkir tepi jalan terus dilakukan Dinas Perhubungan Kota Surabaya dengan memasang alat parkir meter.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyu Drajat, tahun 2018 rencananya kawasan Taman Bungkul akan dipasang 10 alat parkir meter.

''Rencananya untuk akhir Desember 2017, 10 mesin parkir meter akan dipasang di Taman Bungkul dan akan mulai dioperasikan awal tahun 2018,'' ujarnya Senin (6/11/2017).

Rencana pemasangan parkir meter ini dilakukan setelah melakukan evaluasi dan mendapat masukan dari warga serta, pengunjung taman yang pernah mendapat penghargaan dari PBB itu.

Irvan menjelaskan, alasan pemasangan parkir meter tidak dilakukan serentak di beberapa titik, meski sebelumnya sudah memasang 10 alat di kawasan Balai Kota Surabaya.

''Kenapa tidak dilakukan secara serentak, hal itu dikarenakan alatnya mahal. Jangan sampai dipasang ratusan parkir meter seperti, di kota lain tapi tidak berfungsi, kan percuma,'' ungkap Irvan.

Irvan juga mengatakan, pasca dioperasikannya parkir meter, maka lahan parkir di Taman Bungkul hanya boleh parkir di satu sisi yakni sisi timur saja.

''Nantinya hanya boleh yang dekat dengan Taman Bungkul, sisi barat dilarang digunakan untuk parkir, sehingga kendaraan pengunjung taman yang ingin mengakses jalan tidak tersendat,.'' kata Irvan.

Sementara Kepala UPTD Parkir Tepi Jalan Umum Dinas Perhubungan Surabaya, Trangono Wahyu Wibowo memastikan pemasangan mesin parkir meter akan mengelilingi Taman Bungkul.

Ia berharap dengan adanya parkir meter ini, tempat parkir di Taman Bungkul tidak lagi semrawut, seperti banyak dikeluhkan warga.

''Semoga ini menjadi solusi solutif, untuk mengatasi parkir di Taman Bungkul yang selalu bikin macet,'' kata dia.

Meskipun memakai parkir meter, Tranggono tetap memastikan bahwa juru parkir di Taman Bungkul yang ada saat ini, akan dilakukan pembinaan serta direkrut menjadi tenaga kontrak Pemkot Surabaya seperti yang sudah dilakukan kepada jukir di sekitar Balai Kota Surabaya.

''Nantinya kami akan rekrut dan digaji Pemkot. Nanti ada 63 jukir yang akan melayani parkir disana,'' jelasnya. and.dan

 

Rate this item
(0 votes)
Read 37 times