beritakota.net

beritakota.net

Surabaya (beritakota.net) Berbagai upaya pelayanan untuk masyarakat selalu disajikan pihak Polri guna memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Kali ini Polres Tanjung Perak Surabaya menggelar Launcing Inovasi I-Pol Online di Mapolres Tanjung Perak Surabaya Selasa (7/11/2017).

Dandim 0830/Surabaya Utara Letkol Arm Beny Hendra Suwardi, S.Sos yang turut menghadiri kegiatan Launcing Inovasi I-Pol Online tersebut memberikan apresiasi atas upaya-upaya Polri dalam memaksimalkan sistem pelayan terhadap masyarakat ini.

''Upaya ini di luncurkan dengan maskud untuk lebih mempermudah pelaporan, keluhan serta pengaduan masyarakat tentang hal-hal yang terjadi di tengah masyarakat khususnya warga masyarakat di wilayah Kota Surabaya,'' kata Kapolres Tanjung Perak AKBP Rony Suseno, S.I.K.

Kegiatan dihadiri oleh Kepala Pelindo, Dandim 0831/Surabaya Timur, Kepala Syahbandar Tanjung Perak dan dihadiri oleh sekitar 300 Warga Masyarakat.

''Diharapkan kedepan program ini dapat berjalan sesuai dengan harapan bersama yakni memberikan pelayanan maksimal dan terbaik dari yang terbaik, imbuhnya. dan

 

Surabaya (beritakota.net) Kota Surabaya kembali kedatangan kapal pesiar asal Hongkong, Dream Cruise. Rencananya, kapal pesiar terbesar di dunia tersebut akan tiba di Pelabuhan Tanjung Perak pada tanggal 12 dan 26 Desember 2017.

Manajer Indonesia CruiseAsia Agus Jaya menyampaikan, kapal yang baru beroperasi selama 1 tahun itu akan masuk ke Surabaya dengan membawa 3 sampai 4 ribu penumpang yang berasal dari berbagai macam negara.

"Untuk marketnya sendiri lebih ke Cina Market, seperti Cina, Malaysia, Hongkong dan India, Mixnya lebih ke asia," kata Agus usai bertemu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di ruang kerja wali kota, Selasa (7/11).

Dikatakan Agus, alasan memilih Surabaya untuk disinggahi kapal pesiar karena pihaknya ingin mengangkat nilai pariwisata Kota Surabaya. Alasan lainnya, Surabaya merupakan salah satu bagian kota yang memiliki nilai historical.

"Dengan opsi yang kita punya, kami akan berusaha mengangkat nama surabaya di kancah pariwisata," terangnya.

Lebih lanjut, sebelum masuk ke surabaya, kapal pesiar terbesar yang pertama kali masuk ke Indonesia itu terlebih dahulu singgah ke Singapura. Kemudian, lanjut Agus, para wisatawan akan tiba di surabaya untuk mengunjungi beberapa wisata yang ada.

"Ada 8 opsi tur yang kita jual diantaranya bromo, bali barat, madura, museum surabaya, kayun, trowulan (Mojokerto) dan kantor wali kota, lebih di dominasi oleh city tur nantinya," ujar pria kelahiran Bali itu.

Ditanya soal persiapan kedatangan wisatawan ke surabaya, Agus mengakui bahwa pihaknya dan pemkot (dinas pariwisata) terus melakukan koordinasi salah satunya hari ini ketika bertemu dengan Wali Kota surabaya Tri Rismaharini.

"Alhamdulilah setelah bertemu, bu wali menyampaikan respon yang sangat positif dan memberi support. Jadi kami semakin yakin mampu memberikan hasil terbaik dengan bantuan bu wali," ungkap Agus.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya Widodo Suryantoro menambahkan, untuk menyiapkan acara ini agar mampu berjalan dengan lancar, pemkot terus melakukan rapat koordinasi salah satunya membahas keamanan "Nanti kita bantu karena karena menyangkut banyak orang," tegas Widodo.

Sedangkan untuk persiapan rute dan seterusnya, Widodo akan berkoordinasi dengan jajaran polrestabes, dishub dan jajaran terkait agar proses perjalanan kapal pesiar Dream Cruise menuju surabaya aman dan lancar.

Disampaikan Widodo, datangnya wisatawan kapal pesiar ke surabaya, akan membawa dampak positif bagi warga surabaya. Menurtnya, wisatawan tidak sekedar berjalan-jalan melainkan juga akan berbelanja di beberapa mall salah satunya mall Tunjungan Plaza.

"Ini adalah sumber devisa, ketika wisatawan datang mereka tidak hanya berjalan-jalan, tetapi juga mengunjungi mall, serta beberapa tempat wisata yang ada di surabaya," pungkasnya.

Perlu diketahui, kapal pesiar Dream Cruise rencananya akan membawa 2.000 crew dan 2 kapal pesiar lain yang datang ke surabaya di tahun 2017 antara lain, Seabourn encore, silver shadow. Sedangkan di awal tahun 2018 akan ada kapal pesiar Jan Volendam yang juga mendarat di pelabuhan tanjung perak surabaya. and.dan

 

Surabaya (beritakota.net) Kasdim 0830/Surabaya Utara Mayor Inf Herawady Karnawan bersama staf Teritorial Kodim 0830/Surabaya Utara melaksanakan sosialisasi singkat dan pengenalan Simkosos (Sarana Informasi Motor Komunikasi Sosial) dan saat ini tentu masyarakat masih belum mengenal dan belum tahu dan mengenal apa itu Simkosos, Senin (6/11/2017).

Pada kesempatan yg baik ini kami perkenalkan Simkosos ini merupakan sarana yang dapat dimanfaatkan oleh aparat pemerintah utamanya TNI AD khususnya Babinsa dalam berinteraksi dengan masyarakat, rakyat melalui berbagai metode komunikasi sosial yang interaktif.

''Simkosos ini dilengkapi dengan multi media, buku, majalah dan outbond dengan menawarkan program program yang cukup banyak diantaranya wasbang, pancasila, narkoba, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, Pramuka, Proxy War, Terorisme, Pertanian, Nobar Film Perjuangan dan masih banyak yang lain,'' ungkap Kasdim 0830/Surabaya Utara Mayor Inf Herawady Karnawan.

Menurutnya Simkosos hadir untuk masyarakat diwilayah yang sangat membutuhkan program program pemberdayaan secara praktis, cepat, tepat, akurat dan mudah di jangkau.

''Simkosos juga bisa difungsikan sebagai sarana penampung aspirasi masyarakat untuk disalurkan kepada yang berkompeten,'' tambahnya.

Harapan dari Simkosos dapat memberikan informasi yang sedang terjadi dimasyarakat dengan memberikan penjelasan melalui sarana yang tersedia serta dapat meningkatkan kerjasama antara Babinsa, Babikamtibmas dan kepala Desa/lurah/kepala desa dalam pembangunan desa.

Mayor Inf Herawady Karnawan juga menjelaskan bahwa Simkosos juga bisa dijadikan wahana edukasi bagi pramuka, pelajar, mahasiswa, karang taruna maupun ormas dalam mewujudkan daya tahan daya tangkal didalam masyarakat terhadap pengaruh negatif pada pemuda dan pelajar yang berdampak terhadap pembangunan di wilayah. dan

Terkait Bantuan untuk Siswa SMA/SMK

Surabaya (beritakota.net) Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sudah meminta pertimbangan dari ahli hukum, kejaksaan dan kepolisian terkait permohonan untuk memberikan bantuan kepada siswa/siswi SMA/SMK kurang mampu yang terdampak pengalihan pengelolaan pendidikan menengah dari pemerintah kota ke pemerintah provinsi.

Dari hasil konsultasi tersebut, wali kota menegaskan bahwa pemkot tidak bisa mengeluarkan uang untuk membantu siswa/siswa tersebut. Walaupun, keinginan untuk membantu SMA/SMK tetap ada, tetapi pemkot ingin masalah hukum clear sehingga kelak tidak bermasalah.

"Kenapa saya nggak berani? Karena saya sudah minta pertimbangan dari ahli hukum, kejaksaan, kepolisian. Kemudian diruntut semua aturan, kita tidak bisa mengeluarkan uang itu," jelas wali kota saat melakukan teleconference bersama awak media di kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Senin (6/11).

Menurut Risma, Pemkot selama ini telah melakukan berbagai upaya untuk mencari solusi atas permasalahan ini. Diantaranya sudah pernah melakukan konsultasi ke pemerintah pusat. Pemkot juga telah menganalisa hal ini bahkan sebelum disidangkan di Mahkaman Konstitusi.

"Jadi kami sudah kaji jauh-jauh hari, bukan hanya sebulan atau sekarang ini. Kenapa aku berjuang setengah mati saat itu nggak ada yang care?," sambung wali kota.

Pemkot juga sempat berkirim surat ke Pemerintah Provinsi tertanggal 8 dan 22 Februari 2017 lalu. Kala itu, Pemkot menyampaikan data sementara siswa SMA/SMK Kota Surabaya yang tidak mampu membayar SPP.

Oleh Pemprov, surat tentang permohonan pembebasan biaya pendidikan dari sejumlah 55 siswa sesuai data usulan tersebut dijawab bahwa untuk SMA/SMK negeri pada prinsipnya menyiapkan diri untuk pembebasan biaya pendidikan, namun perlu dilakukan visitasi terlebih dahulu untuk memastikan kebenaran data.

"Intinya dijawab oleh provinsi akan dibantu. Kalau provinsi sanggup ya sudah, karena kewenangannya memang ada di provinsi," sambung Wali Kota Risma.

Wali kota juga menegaskan bahwa kalau memang aturan membolehkan, tentunya tidak ada halangan untuk melakukan hal itu. "Kalau aturannya boleh, kenapa nggak? Kalau memang bisa, kasih dong surat ke saya," ujarnya.

Page 10 of 806