beritakota.net

beritakota.net

Surabaya (beritakota.net) Dalam rangka kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1439 H, sebanyak 877 pasukan petugas gabungan dari TNI, Polri dan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, melaksanakan apel gelar pasukan di Balai Kota Surabaya.

Apel yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tersebut, turut dihadiri oleh Forpimda Kota Surabaya, dan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Surabaya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyampaikan berbagai hal kepada seluruh jajaran, diantaranya yakni agar lebih intens lagi dalam menjaga keamanan dan kestabilan Kota Surabaya.

"Kondisinya telah berbeda dengan tahun-tahun lalu. Pastinya tugas kita semua yang di lapangan tentu jauh lebih berat. Mari kita bergandengan tangan dengan lebih meningkatkan kewaspadaan kita dari tahun sebelumnya," kata Wali Kota Risma, Senin, (11/06/2018), Sore.

Menurutnya, pengamanan tahun ini akan jauh lebih siap dari tahun sebelumnya, pihaknya sudah membuat sistem control yang dimana cakupan-cakupannya akan lebih luas. Nantinya, pengamanan tidak hanya dilakukan pada kawasan kampung dan perumahan. Namun, juga pada fasilitas umum dan tempat-tempat ibadah.

“Kalau dulu Linmas kelurahan hanya menjaga perumahan. Kalau sekarang ini kita tambahi untuk menjaga fasilitas umum dan tempat ibadah,” ujarnya.

Selain itu, Wali Kota Risma berpesan kepada seluruh jajaran agar pengamanan tidak hanya dilakukan untuk mengantisipasi adanya ancaman terorisme, namun juga bahaya lain yang dapat mengganggu kestabilan Kota Surabaya.

"Bukan hanya kita mengantisipasi ancaman terorisme. Namun juga bahaya-bahaya kebakaran, miras dan bahaya-bahaya lain yang disertai dengan kekerasan lainnya," pesannya.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Risma juga melakukan penyematan username dan password terkait Aplikasi Kependudukan (Sipandu) kepada Kapolrestabes dan Danrem 084/Bhaskara Jaya.

"Saya kepingin beliau-beliau ini tau apa yang dilaporkan RT/RW. Kalau ada laporan langsung kita bisa diskusikan," terangnya.

Dalam apel sore ini, Wali Kota Risma juga menghibahkan 20 unit sepeda motor, yang merupakan hasil dari lelang untuk membantu operasional selama pengamanan lebaran. Secara langsung Wali Kota Risma memberikan bantuan sepeda motor tersebut kepada Kapolrestabes Surabaya, Kapolres Tanjung Perak dan Danrem084/Bhaskara Jaya.

"Ada 20 unit motor yang kita berikan. Delapan untuk Polrestabes, empat ke pemkot, empat ke Korem dan empat ke Polres Tanjung Perak. Biar dipakai untuk operasional membantu pengamanan lebaran," ujarnya.

Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini juga mengimbau kepada seluruh warganya, agar warga kembali mengontrol rumahnya saat akan ditinggal mudik. Hal ini untuk mengantisipasi adanya bahaya kebakaran.

“Sebelum ditinggalkan cabuti semua stop kontak, sehingga tidak ada konsleting listrik dan sebagainnya,” pesan Wali Kota Risma.

Jika warga akan melakukan mudik, lanjut Wali Kota Risma, masyarakat diharapkan melaporkan hal tersebut kepada RT/RW setempat. Selain itu, kata dia, kepada warga yang melakukan mudik, Wali Kota Risma berpesan apabila dirasa lelah selama perjalanan, lebih baik untuk beristirahat. Hal ini untuk mengantisipasi adanya kecelakaan lalu lintas yang tidak diinginkan. "Untuk warga yang melakukan mudik, silahkan beristirahat di jalan, jika dirasa lelah," kata dia.

Untuk warga non muslim, Wali Kota Risma menegaskan agar tidak perlu merasa khawatir. Karena, Pemkot Surabaya bersama jajaran TNI dan Polri akan bekerja secara maksimal untuk menjaga keamanan dan kestabilan Kota Surabaya. “Kami tetap full kekuatan menjaga keamanan Kota Surabaya,” ujarnya.

Usai apel kesiapan pengamanan tersebut, Wali Kota Risma bersama jajaran Forpimda Kota Surabaya kemudian menuju ke pasukan untuk bersalaman dan mengecek kesiap-siagaan seluruh jajaran.

Menurut Wali Kota Risma, kesiapan ini berhubungan dengan pelaksanaan pengamanan yang sudah dilakukan sebelumnya bersama tiga pilar. Yakni dengan mengadakan pertemuan tiga pilar, bersama berbagai element masyarakat.

“Kita sudah berbicara dengan delapan kecamatan, 22 ribu Bumantik, kita sudah lakukan pertemuan dengan seluruh takmir masjid, seluruh kepala sekolah, kemudian kita juga bicara dengan para guru agama. Jadi kita sudah bicara banyak dengan lapisan masyarakat,” pungkasnya. and.dan 

 

Surabaya (beritakota.net) Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur diwarnai terbitnya fatwa fardhu ain (wajib bagi setiap individu) untuk memilih calon gubernur Khofifah Indar Parawansa. Selain melalui surat ke masyarakat, fatwa itu rupanya juga disebar melalui spanduk.

Spanduk berisi fatwa itu bisa ditemui di sejumlah titik, seperti kawasan Ngagel Surabaya dan Jemursari. Spanduk itu bertuliskan, “Memilih Khofifah Fardhu ‘Ain”.

Terdapat gambar Khofifah, cawagub Emil Elestianto, dan KH Asep Saifuddin Chalim yang merupakan pendukung Khofifah sekaligus penyampai fatwa itu dalam pertemuan di Ponpes Ammanatul Ummah Mojokerto, 3 Juni 2018 lalu.

Ketua Tim Pemenangan Gus Ipul-Puti, Hikmah Bafaqih, menyesalkan pemasangan spanduk tersebut. ”Padahal sejak awal kita semua sudah sepakat bahwa tidak ada politisasi agama,” ujar Hikmah saat dihubungi, Minggu (10/6/2018).

Hikmah mengatakan, metode pemasangan spanduk yang seolah-olah hasil serangan kubu lawan tersebut merupakan metode lama.

”Mungkin timnya Ibu Khofifah mencoba memainkan peran sebagai korban, playing victim, seolah-olah terzalimi dengan adanya spanduk berisi fatwa yang telah menjadi kontroversi tersebut,” ujar Hikmah.

Dia enggan berkomentar soal respons tim Khofifah-Emil terkait peredaran spanduk tersebut.

”Saya tahu ada fatwa itu dari media online dan televisi. Secara faktual, fatwa itu memang diterbitkan, lalu seolah-seolah merasa jadi korban dengan adanya spanduk tersebut,” kata dia.

Yang jelas, tim Gus Ipul-Puti tidak pernah melakukan praktik kampanye tak sehat serta memecah belah umat. Sejak awal, ratusan kiai yang merestui Gus Ipul tidak pernah menerbitkan fatwa yang membawa masalah politik ke urusan haram-halal. Juga tidak ada politisisasi agama, seperti fatwa jika tak memilih calon yang didukung, maka orang tersebut berkhianat kepada Allah.

”Para kiai yang merestui Gus Ipul hanya mengimbau, memberi tausiyah, menyarankan memilih Gus Ipul. Tidak lebih. Tidak pernah bawa urusan haram-halal dan surga-neraka,” kata Hikmah.

Seperti banyak diberitakan dan viral di media sosial, sejumlah kiai menggelar pertemuan di Ponpes Amanatul Ummah, Mojokerto, 3 Juni lalu, yang dihadiri Cagub Khofifah Indar Parawansa.

Pertemuan itu menghasilkan fatwa bernomor 1/SF-FA/6/2018 yang menyebut, mencoblos Khofifah-Emil Elestianto hukumnya Fardhu Ain alias wajib bagi setiap orang.

Hukum fardhu ain ini dalam Islam seperti ibadah salat dan puasa Ramadhan. Dalam Islam, meninggalkan aktivitas yang hukumnya fardu ain membuat pelakunya diganjar dosa oleh Allah.

Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah, KH Asep Saifuddin Chalim selaku Tim 9 Khofifah-Emil mengatakan, orang yang memilih Gus Ipul, padahal ada yang lebih baik menurut KH Asep, yaitu Khofifah, maka orang itu mengkhianati Allah dan Rasulullah. Fatwa itu kini menuai pro-kontra di masyarakat. and

 

 

Surabaya (beritakota.net) Masa tenang pemilihan Gubernur Jawa Timur menyisahkan waktu 5 hari lagi. Pengurus Anak Cabang (PAC) Kecamatan Bulak memaksimalkan sisa waktu menjelang masa tenang kampanye  dalam Pilgub Jatim 2018.

Ketua DPC PDI Perjuangan yang juga Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana menyampaikan, kegiatanvyang dilakukan oleh PAC Bulak ini dalam upaya memaksimalkan lima hari menjelang masa tenang Pilgub Jatim. "Ya ini momen yang kami maksimalkan menjelang masa tenang Pilgub 27 Juni mendatang," tuturnya.

Sisa 5 hari lagi masa tenang, jadi masih ada waktu untuk melakukan kegiatan. Lanjut dia, kebetulan bulan ini merupakan bulan ramadhan. Momen ramadhan ini kami isi dengan kegiatan silaturohim dan konsolidasi pengurus PAC kecamatan Bulak dan PAC di Dapil III beserta pengurus anak ranting, sambung Whisnu, saat diwawancarai awak media, Minggu (10/6) dirumah kediaman Anggota DPRD Kota Surahaya, Riswanto, S.Kom, M.I.Kom ini.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan eekaligus Ketua DPRD Kota Surabaya Ir. Armuji, MH dan seluruh pengurus PAC dan anak ranting khusunya di Kecamatan Bulak hadir dalam acara Silaturohim dan konsolidasi untuk penenangan paslon Gus Ipul - Mbak Puti dalam Pilgib Jatim.

Tampak juga seluruh pengurus RW dan RT kecamatan Bulak turut hadir dalam acara tersebut.

Sementara ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Bulak, Riswanto,S.Kom, M.I.Kom menegaskan, acara silaturohimcdan huka bersama ini sekaligus konsolidasi untuk pemenangan suara paslon Gubernur Jatim Gus Ipul - Mbak Puti.

"Ya, ini acara silaturohim bersama seluruh pengurus PAC dan anak ranting kecamatan Bulak dan pengurus PAC dan anak ranting di Dapil III," papar Riswanto.

Ditambahkan Riswanto, menjelang masa tenang kampanye kami adakan kegiatan ini, sekaligus konsolidasi pada semua pengurus PAC PDIP di Kecamatan Bulak, tukas pria yang gemar olah raga bola ini. and

 

Surabaya (beritakota.net) Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menghadiri peringatan 73 tahun Pancasila dan 117 Tahun lahirnya Bung Karno di Kantor Pos Pusat jalan Kebon Rojo, Surabaya.

Acara yang digagas PT Pos Indonesia, APRI dan Komunitas Jas Merah dengan tema, Pancasila: Keberagaman dan Toleransi membahas falsafah Pancasila yang dicetuskan Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno dalam kehidupan bernegara maupun terhadap sesama.

Hadir pada acara tersebut, Wakil Ketua MPR Indonesia Ahmad Basarah, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana, Anggota DPR sekaligus Ketua Komunitas Jas Merah, Rieke Diah Pitaloka, Kepala Arsip Negara Indonesia (ANRI) Mustari Irawan dan Eddi Santosa selaku Direktur Keuangan dan Umum PT. Pos Indonesia.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menuturkan, bertepatan dengan peringatan lahir pancasila dan lahirnya Bung Karno, Kota Surabaya sempat mengalami peristiwa duka yang terjadi beberapa waktu lalu.

Namun pasca kejadian itu, dirinya merasa bahwa itulah kepercayaan falsafah Pancasila warga Surabaya sedang diuji. "Kalau kita semua memahami pancasila, tidak mungkin orang tega melakukan hal semacam itu. Sebab, dasarnya pancasila menciptakan kerukunan dan kedamaian antar sesama manusia serta mensejahterakan warganya," ujar Wali Kota Risma seusai acara, (6/7/2018).

Wali Kota Risma juga menjelaskan bahwa Pemkot Surabaya akan terus menjalankan kelima butir pancasila, utamanya dalam mensejahterakan kehidupan warganya. Salah satu konkret nyata yang sudah dilakukan Pemkot Surabaya dengan memberikan pelayanan dan pendidikan secara gratis kepada seluruh warganya.

"Saya akan terus menjalankan apa yang ada di dalam pancasila karena itu sungguh mulia," ungkapnya diiringi tepuk tangan.

Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah mengapresiasi acara yang digagas Komunitas Jas Merah, APRI dan PT Pos Indonesia. Sebab, kata Dia, penting mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa acara ini merupakan cara untuk melawan lupa dari upaya untuk membuat Bangsa Indonesia yang sedang mengalami amnesia sejarah.

"Amnesia sejarah terhadap ideologinya, amnesia sejarah terhadap tokoh-tokoh bangsanya," ujar Basarah seusai acara.

Jadi, lanjut Basarah, tidak bisa generasi muda itu menerima pancasila taken for greanted tanpa ada upaya dari pemerintah sendiri untuk menggelorakan pancasila.

Oleh karenanya, pada kegiatan memperingati 73 tahun hari lahir Pancasila sekaligus memperingati 117 tahun lahirnya penggali pancasila merupakan salah satu upaya untuk menjaga memori kolektif Bangsa Indonesia.

"Sebab kalau generasi muda sudah lupa dengan tokoh-tokoh bangsanya dan justru mengidolakan tokoh-tokoh bangsa lain akhirnya falsafah yang diikuti adalah tokoh-tokoh dari bangsa lain itu," ungkapnya.

Anggota fraksi PDIP itu pun, mengajak tokoh-tokoh bangsa, pemimpin dari semua lembaga negara dan pemerintahan agar memberikan teladan kepada generasi muda dengan cara menghormati dan melestarikan hal-hal yang telah dilakukan para tokoh bangsa Indonesia terdahulu.

"Acara hari ini adalah kegiatan untuk melawan lupa agar bangsa ini tidak lupa dengan tokohnya dan mengenal siapa jati dirinya sendiri," tandas pria berkacamata tersebut. and.dan

 

Page 10 of 874