beritakota.net

beritakota.net

Surabaya (beritakota.net) Bagian Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menyabet penghargaan Anugerah Media Humas (AMH) tahun 2017 yang diselenggarakan Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah (Bakohumas) Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemikominfo).

Humas Pemkot Surabaya berhasil meraih dua penghargaan dari lima kategori yang dilombakan. Masing-masing kategori yang diperoleh antara lain juara 1 media sosial tingkat provinsi/kota dan juara 2 kategori media internal tingkat provinsi/kabupaten/kota.

Kepala Humas Pemkot Surabaya Muhammad Fikser mengatakan, keikutsertaan Humas di ajang Anugerah Media Humas (AMH) 2014 tersebut bertujuan untuk mengukur kinerja tim Humas Surabaya.

"Juara bukan tujuan utama melainkan sebagai semangat dalam memberikan pelayanan yang terbaik lewat layanan informasi kepada masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap masyarakat," kata Fikser usai menerima penghargaan, Jumat, (24/11/2017).

Disampaikan Fikser, prestasi dalam kategori media sosial yang diraih tidak lepas dari peran serta dan kerja keras tim humas dalam memberi informasi yang bermanfaat dan memiliki pengaruh besar kepada masyarakat.

"Saat ini seluruh media sosial kami mendapat verified (centang biru) antara lain Twitter, Instagram dan facebook," imbuh pria kelahiran Serui tersebut.

Di akhir sambutannya, Fikser menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi Bagian Humas Pemkot Surabaya untuk terus semangat dan belajar, khususnya dalam melayani sekaligus memberi informasi bagi masyarakat.

"Semangat terus tidak pernah lelah, bergerak dengan satu langkah kecil untuk membat gerakan yang besar," pungkasnya.

Di kategori media sosial, Bagian Humas Pemkot Surabaya mengalahkan Pemkot Bandung (juara II) dan Pemkab Tasikmalaya (juara III). Sedangkan untuk kategori internal tingkat provinsi/kabupaten/kota, Bagian Humas mendapatkan juara II.

Juara pertama diraih Provinsi DKI Jakarta dan juara III diraih Provinsi Sumatera Selatan. Untuk AMH tahun 2017 ini, ada lima kategori yag dilombakan. Yakni Penerbitan Internal, Pelayanan Informasi Melalui Website, Advertorial, Laporan Kerja Humas, dan Merchandise. and.dan

 

Pelindo III Group Gowes Bareng

Kamis, 23 November 2017 19:34

Surabaya (beritakota.net) Dengan rutin bersepeda, tubuh akan menjadi lebih bugar, serta bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pernafasan. Seperti dikutip dari hasil penelitian The Compendium of Physical Activities Tracking Guide, bersepeda santai dengan kecepatan kurang lebih 16 Km/Jam dapat membakar 272 kalori/jam.

Seperti pada Rabu pagi (22/11) Jalan Basuki Rahmat - Jalan Indrapura - hingga Perak Timur tampak suasana  ramai grup orang naik sepeda berkostum warna warni membawa sepedanya masing-masing.

Sebagaimana program budaya sehat Pelindo III Grup, setiap hari Rabu pegawai kantor pusat PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) dan anak perusahaan bersama-sama bersepeda menuju ke kantor (Bike to Work).

Hal ini dilakukan sebagai upaya perilaku hidup sehat dan bentuk kepedulian terhadap lingkungan yaitu dengan mengurangi polusi udara yang ditimbulkan oleh asap kendaraan.

Spesialnya, kali ini PT Pelindo Husada Citra (PT PHC) menjadi tuan rumah Program Bike to Work setelah sebelumnya program yang sama dilaksanakan di TPS dan BJTI.

"Giliran PT PHC untuk mengembalikan staminan rekan-rekan Pelindo III Group setelah bersepeda. Kami sendiri sangat mendukung program budaya sehat ini melalui keikutsertaan pegawai PT PHC untuk bersepeda ke kantor dengan prinsip selama tidak kontraproduktif dengan operasional rumah sakit", ungkap Direktur Utama PT PHC Dokter Agus Akhmadi.

Start di Hotel Bumi Surabaya Jalan Basuki Rahmat, peserta Bike to Work termasuk Jajaran Direksi Pelindo III Group bersama-sama mengayuh sepeda menuju titik Finish di PT PHC. Sepanjang perjalanan, peserta dapat menikmati udara segar dan suasana Kota Surabaya pada pagi hari yang masih lengang. Pasalnya kegiatan bike to work dimulai pada pukul 05.30 pagi.

Sesaat setelah finish, salah satu peserta, Prita (29) mengungkapkan pendapatnya mengenai kegiatan ini. "Ini pertama kalinya saya ikut sepeda'an bareng teman-teman. Seneng sih, karena disamping badan terada lebih segar setelah bersepeda, kita juga dapat suasana dan teman baru dari perusahaan lain. Suasana yang jarang saya dapatkan jika berangkat menggunakan sepeda motor atau jalan kaki ke kantor. Capek dikit sih, tapi gak terasa karena ramai bersepeda", kata Prita sambil tersenyum.

Acara yang kali ini dihadiri hampir 140-an peserta itu nantinya akan secara kontinyu terus dilakukan setiap hari Rabu, mengingat banyaknya manfaat yang didapat dengan bersepeda. Menurut Dokter Agus bersepeda banyak berdampak positif bagi tubuh,

"Bersepeda secara teratur dapat menurunkan kolesterol jahat dalam darah, menguatkan otot jantung, dan menurunkan tekanan darah" jelasnya.

"Selain itu, bersepeda juga dapat mengurangi kemacetan, mengurangi polusi udara, kebisingan dan mengurangi kepadatan lalu lintas. Namun perlu diperhatikan keselamatan dalam bersepeda mengingat wilayah Pelabuhan Tanjung Perak termasuk kategori jalur padat dan dilalui banyak kendaraan berat. Peserta bike to work tetap harus dielengkapi dengan safety wear yang mendukung," tutur Dokter Agus. and.dan





Surabaya (beritakota.net) Pemkot Surabaya berupaya menuntaskan sejumlah proyek pembangunan yang dikerjakan pada tahun 2017. Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, ketika ditemui wartawan mengatakan, bahwa masih ada waktu untuk menyelesaikannya.

Menurutnya, setiap akhir tahun, pihaknya mengevaluasi semua proyek yang belum selesai, tertunda atau bahkan tuntas seratus persen. ''Bukannya terlambat pengerjaannya,'' tegasnya, Kamis (23/11/2017).

Whisnu menegaskan, serapan anggaran untuk proyek fisik dari tahun ke tahun selalu mengalami peniningkatan. Jika, sesuai data, hingga Oktober serapan anggaran di Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Pematusan, serta Dinas Perumahan Rakyat and Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang sekitar 41 persen.

Menurut Wakil Wali Kota, hal itu disebabkan, karena pelaksana proyek seringkali menarik uangnya pada akhir tahun. ''Biasanya tagihan menumpuk dibulan Nopember dan Desember ini. Makanya kita lihat akhir tahun," paparnya.

Whisnu mengatakan, pemerintah kota intens memantau pekerjaan yang dikerjakan para pelaksana. Ia optimis serapan anggaran tahun ini lebih  baik dari tahun sebelumnya.

Sebagaimana data dari Komisi C DPRD Kota Surabaya bidang pembangunan, ada lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot yang serapannya paling rendah adalah Dinas Perhubungan.

Alokasi anggaran sebesar Rp108 miliar baru terserap 40,68 persen. Berikutnya yang serapnya rendah adalah PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya. Serapan dinas dengan dana Rp1,3 trilliun ini baru 41,4 persen.

Ketiga, OPD Pemkot yang serapannya juga terendah adalah Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR).

Dinas dengan anggaran total Rp903,5 miliar ini baru terserap 41,6 persen. Berikutnya OPD yang serapannya rendah adalah Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau. Dari total anggaran Rp400 miliar, terserap 63 persen. Dan Dinas Lingkungan Hidup dari anggaran Rp12,8 miliar sudah terserap 66,7 persen. and.dan



Gresik (beritakota. net) - Ketua DPD Golkar Gresik H Ahmad Nurhamim mendesak DPRD setempat segera mempansuskan kunjungan Bupati Sambari Halim Radianto ke negeri jiran Malaysia selama tiga hari kemarin.  Pasalnya dugaan lawatan itu dengan sejumlah Kepala OPD(Organisasi Perangkat Daerah) mulai eselon II, III, IV, staf dan sejumlah petinggi BUMD ditengarai menggunakan dana APBD melalui pos dana taktis. 

"DPRD Gresik bisa membentuk Pansus untuk merespon meminta tanggung jawab dari kunjungan kerja Bupati bersama rombongan itu bilamana ditemukan kejanggalan penggunaan dana APBD",  ujar Ahmad Nurhamim. 

Menurut Ahmad Nurhamim partainya akan koordinasi dengan Fraksi Golkar agar meneruskan ke anggota anggotanya di dewan supaya mengusulkan membentuk pansus,  hal ini sebagai assesment moralitas Partai Golkar kepada rakyat.

"Golkar konsisten dengan pembelaan terhadap rakyat,  makanya tidak ada salahnya kita pertanyakan kunker bupati dengan rombongan itu melalui kepanjangan tangan partai di dewan", lanjutnya menegaskan.

Sementara itu partai lainnya juga bersikap sama seperti DPD PAN, DPD Golkar,DPC PDIP,DPC PPP dan DPC PD. Mereka mendesak DPRD yang memiliki fungsi pengawasan agar mengusut tuntas lawatan Bupati Sambari Halim Radianto dengan rombongannya tersebut. 

"Ya harus diusut tuntas. PAN mendesak kasus itu diusut tuntas karena telah menciderai kepercayaan masyarakat," ujar Ketua DPD PAN Gresik Khamsun kepada wartawan,  Selasa (21/11/2017).

Khamsun mengaku sangat menyayangkan langkah Bupati yang lawatan ke Malaysia dengan memboyong 119 rombongan disaat kondisi ekonomi masyarakat memprihatinkan. Dan, di saat kondisi APBD Gresik kritis. Sehingga, banyak program yang harus dikensel(dihapus) karena terbentur pembiayaan.

"Ini menujukkan ketidakpekakan para pejabat Sambari melihat kondisi yang ada, " papar politisi senior PAN Gresik yang baru-baru ini rumahnya dibom molotov orang tak dikenal ini.

Khamsun mengaku, partainya tidak tinggal diam menyikapi lawatan Bupati dengan memboyong 119 pejabat dan stafnya." Bukan anteng(diam,red) bos, dari sore tadi(kemarin,red) sudah komunikasi dengan sejumlah partai. Besok(hari ini,red) FPAN akan gabung bersama F-PG , F-PD , F-PDIP dan F-PPP untuk menyikapi lawatan Bupati bersama ratusan pejabat yang mendapatkan sorotan luas masyarakat," paparnya.

Ketua DPC PDIP Hj.Siti Muafiyah mengaku telah memerintahkan langsung Sekjend PDIP Mujid Riduan yang duduk menjadi Ketua FPDIP DPRD Gresik agar menindaklanjuti plesiran sejumlah kepala OPD di lingkup Pemkab Gresik ke Malaysia. "Sudah, saya sudah perintahkan Pak Mujid yang duduk menjadi Wakil Ketua Komisi I(bidang pemerintahan dan hukum) untuk bersikap," ujarnya. 

Dikatakan Muafiyah, menyikapi kebijakan plesiaran Bupati Sambari dengan memboyong 119 pejabat, staf dan sejumlah pejabat BUMD merupakan hal serius. Sebab, kebijakan bupati ini telah membuat kegaduhan yang meluas di masyarakat. " Makanya, sangat potensial DPRD Gresik untuk menggunakan hak menyatakan pendapatan, bisa hak interpelasi, bahkan hak angket sebagai tindaklanjut terhadap kebijakan tersebut," papar politisi asal Kebomas ini.

Sekretaris DPC PPP Khoirul Huda mengatakan kepada wartawan  juga mengaku partainya tidak tinggal diam menyikapi lawatan Bupati bersama 119 rombongan ke Malaysia dengan menghabiskan biaya lebih dari 660 juta tersebut." Jelas, PPP jelas bersikap," kata Ketua Komisi IV yang membidangi TKI(tenaga kerja Indonesia) ini.

FPPP DPRD Gresik, kata Huda, begitu sapaan akrabnya juga patut mempertanyakan kepergian puluhan pejabat mengikuti lawatan Bupati ke Malaysia untuk temu akbar dengan TKI. Para pejabat tersebut tidak ada keterkaitan dengan lawatan yang dilakukan Bupati." Seharusnya kan cukup OPD Disnaker maupun Kesra yang turut serta. Mengapa semua ikut," cetus politisi asal Manyar ini.

Sementara Ketua PD Gresik Eddy Santoso juga mengaku bahwa PD tidak tinggal diam merespon lawatan Bupati bersama 119 rombongan ke Malaysia. " Saya sudah perintahkan anggota FPD yang duduk di komisi yang membidangi menindanjutinya," ujarnya menegaskan. Yan

Page 4 of 806